14 November 2009

Lawan Kuwait tanpa Boaz

JAKARTA - Lawatan timnas Indonesia ke Kuwait bakal tidak mudah. Skuad Merah Putih akan meladeni tuan rumah dalam kualifikasi grup B Piala Asia 2011 hari ini (14/11) dengan kondisi tim yang tidak maksimal. Belum lagi tekanan karena kondisi Indonesia sebagai juru kunci klasemen sementara.

Saat ini Indonesia baru mengemas dua poin, sedangkan Kuwait sedikit lebih baik dengan mengoleksi tiga angka. Di posisi puncak, ada Australia dan Oman yang sama-sama mengemas empat poin.

Di atas kertas, Kuwait mengungguli Charis Yulianto dkk. Timnas Kuwait berada di peringkat ke-109 dunia, sedangkan Indonesia di posisi ke-129. Jangan lupa, di laga tersebut, pasukan Merah Putih kehilangan beberapa pemain pilar.

Terbaru, Indonesia kehilangan Boaz Solossa yang harus beristirahat karena cedera hamstring kirinya kambuh saat melakoni uji coba kontra Al Salmiya, salah satu tim utama Kuwait. Boaz bakal digantikan oleh T.A. Musafri. Selain Boaz, gelandang Firman Utina dicadangkan. Tugasnya bakal digantikan Eka Ramdani.

"Striker tetap dipercayakan kepada Bambang Pamungkas. Seluruh pemain lain dalam kondisi optimal," ujar asisten manajer Candra Solekan yang mewakili Benny Dolo, arsitek timnas.

Salah seorang pemain Kuwait yang diwaspadai adalah striker Khalaf Salama. Selain itu, gelandang Bader Al Mutwa dan Adel Al Shammari akan menjadi titik utama perhatian Bendol. "Striker mereka sangat tajam dan dingin di kotak penalti. Pergerakan Bader juga sangat liar, tapi sudah diantisipasi," jelas Bendol, sapaan akrab Benny Dolo.

Namun, optimisme masih dipegang Bendol. Setidaknya, mereka menilai bahwa penampilan Kuwait tidak lebih apik daripada Oman yang sudah dilawan lebih dahulu. Bendol mendapatkan pola dan irama permainan lawan saat mereka beruji coba kontra Tiongkok beberapa waktu lalu. "Saya masih yakin ada celah untuk mencetak gol," ujarnya.

Kondisi rumput Stadion Kuwait SC juga menjadi persoalan tersendiri. Permukaan rumput membuat laju bola bergulir jauh lebih cepat. Hal itu bisa mengganggu permainan yang diperagakan para penggawa Merah Putih.

Dalam perjalanan di Piala Asia, Indonesia sudah dua kali berseteru melawan Kuwait. Yakni, pada putaran final Piala Asia 1996 dan 2000. Kala itu Indonesia tergabung dalam satu grup pada babak penyisihan. Dua pertemuan itu selalu berakhir dengan skor imbang. (vem/ca)

Baca Selengkapnya >>
13 November 2009

Evaluasi Tim Lawan Pro Duta

BOJONEGORO - Persibo Bojonegoro kembali menjalani laga uji coba. Nanti sore, tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini bakal dijajal tim pendatang baru di divisi utama Produta Jogjakarta.

''Laga uji coba ini untuk evaluasi terhadap hasil latihan finishing dan shooting yang dijalani pemain,'' kata pelatih Sartono Anwar kepada wartawan koran ini kemarin (12/11).

Dia menuturkan, kemarin pagi dirinya bersama dua asisten pelatih mengajak 20 pemain untuk berangkat ke Jogjakarta. Laga uji coba itu dianggap Sartono penting untuk persoapan menghadapi kompetisi divisi utama. Persibo melakoni laga perdananya di divisi utama pada 29 November nanti dengan menjamu Persigo Gorontalo.

''Dengan melakukan uji coba dengan tim yang sama-sama masuk di divisi utama, akan mengasah kemampuan para pemain,'' tuturnya.

Asisten Manajer Bidang Teknik Persibo Imam Sardjono menyatakan, pihaknya tidak membebani target kepada para pemain dalam laga uji coba tersebut. ''Hanya meminta kepada seluruh pemain menunjukkan permainan yang maksimal. Itu sebagai pemanasan menuju divisi utama sekaligus mengevaluasi hasil latihan finishing untuk mencari taktik permainan yang tepat,'' katanya. (tis/ade)

Baca Selengkapnya >>
12 November 2009

Fokus Tatap Laga Perdana

BOJONEGORO - Jadwal kompetisi Divisi Utama sudah ditetapkan. Kini, seluruh tim peserta termasuk Persibo Bojonegoro fokus menatap kompetisi yang kick off dimulai 25 November mendatang itu.

Manajer Persibo Letkol (Inf) Taufik Risnendar ketika dikonfirmasi mengungkapkan, berdasarkan hasil manager meeting yang berlangsung di Twin Hotel Jakarta kemarin (11/11), diputuskan dua tim teratas dari masing-masing wilayah akan lolos ke babak delapan besar. ''Dua sisanya akan diambil dari dua tim yang menjadi peringkat ketiga terbaik,'' kata Taufik.

Dia menjelaskan, pada babak delapan besar, akan dibagi menjadi dua grup dengan sistem setengah kompetisi. Format yang digunakan adalah home turnamen. Peringkat satu dan dua masing-masing grup lolos ke semifinal. Pemenang laga semifinal langsung lolos ke superliga. Satu tiket lainnya menjadi hak pemenang laga perebutan tempat ketiga. ''Sementara peringkat keempat divisi utama akan menjalani play off melawan tim peringkat 15 kompetisi superliga,'' kata Dandim 0813 itu.

Pria yang juga ketua Pengcab PSSI Bojonegoro itu berharap Persibo dapat memberikan hasil maksimal dalam kompetisi kelas dua di tanah air tersebut. Tim besutan Sartono Anwar itu dijadwalkan melakoni laga perdana versus Persigo Gorontalo pada 29 november mendatang di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro. (tis/ade)

Baca Selengkapnya >>
11 November 2009

Senang Bisa Jamu Lawan Dulu

BOJONEGORO - Persibo Bojonegoro bakal jalani laga home dulu. Mereka akan menjamu Persigo Gorontalo pada penampilan perdana dalam kompetisi Divisi Utama 2009-2010.

''Setelah laga kandang, baru kami away ke Blitar (PSBI) dan Probolinggo (Persipro),'' kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono.

Dia menambahkan, timnya cukup senang dengan jadwal kompetisi Divisi Utama yang telah dirilis PT Liga Indonesia. Sebab, tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut merasa diuntungkan.

Jadwal itu berbeda dari jadwal musim lalu. Menurut Sardjono, musim lalu Persibo harus mengawali kompetisi dengan laga away. Saat itu, Persibo harus melawan Persebaya Surabaya dan Perseman Manokwari. ''Alhamdulillah, musim ini kami home dulu,'' tuturnya.

Dalam jadwal yang dirilis PT Liga Indonesia, di putaran pertama Persibo dijatah lima laga home dan lima laga away. Persibo memulai kompetisi dengan menjamu Persigo Gorontalo di Stadion Letjen H Soedirman, 29 November mendatang. (ade/jpnn/diq)

Baca Selengkapnya >>

BOJONEGORO - Tim Persibo Bojonegoro kemarin (9/11) sore kembali memulai latihan setelah libur rutin selama dua hari. Latihan berlangsung di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro. Hasilnya? "Ada peningkatan fisik pemain yang kini menjadi sekitar 90 persen," kata Pelatih Persibo Sartono Anwar di sela-sela memimpin latihan.

Menurut dia, peningkatan fisik pemain terjadi karena saat ini pihaknya masih terus berupaya meningkatkan kemampuan mereka melalui beberapa program serta menu latihan setiap hari. Dalam latihan tersebut, hanya Aris Tuansyah, pemain belakang, yang tidak hadir karena sakit. Latihan dipimpin oleh Sartono Anwar, didampingi dua asistennya, Bambang Pramuji dan Alan Hafiludin.

Sartono mengungkapkan, shooting serta finishing (penyelesaian akhir) tetap menjadi menu prioritas di waktu tersisa latihan ini. Kemampuan ini akan terus diasah hingga menjelang berlangsungnya kompetisi Divisi Utama musim 2009/2010. "Ya, terus akan kita lakukan untuk finishing," terangnya.

Selain dua hal di atas, pria asal Semarang itu berharap para pemain tetap menjaga kondisi fisiknya meski libur. Jangan sampai waktu libur digunakan untuk begadang. Sebab hal itu bisa mengganggu fisik pemain, sehingga saat latihan atau pertandingan mereka menjadi tidak fokus.

Selain para pemain Persibo sendiri, dalam latihan kemarin sore juga ada seorang mantan pemain Gresik United asal Liberia, yakni Erick. Sartono sengaja mengajak pemain itu saat game. "Dia hanya ikut latihan saja, tidak seleksi," imbuhnya. (ade)

Baca Selengkapnya >>

BOJONEGORO - Pengcab PSSI Bojonegoro mulai mempersiapkan kompetisi internal Persibo. Kemarin (9/11), 24 klub mulai mengambil formulir untuk ambil bagian dalam

kompetisi internal Persibo Pengcab PSSI Bojonegoro musim 2009/2010 tersebut.

Sekretaris Panpel Kompetisi Internal Persibo Pengcab PSSI Bojonegoro 2009/2010 Arif Sugijanto mengatakan, jumlah itu adalah berdasarkan pengambilan formulir sampai dengan kemarin sore. Ada kemungkinan banyak klub yang masih belum mengambil formulir.

Meski demikian, lanjut anggota bagian pembinan Pengcab PSSI Bojonegoro ini, ada juga

klub lama yang menyatakan mundur. Karena itu, pihaknya meminta agar klub tersebut mengajukan surat pengunduran diri secara resmi. "Jangan sampai nanti hanya lisan dan timbul masalah di kemudian hari," ungkapnya.

Kecuali, masih kata Arif, jika klub yang bersangkutan sampai dengan batas waktu yang ditentukan tidak melakukan registrasi ulang. Secara otomatis klub tersebut dianggap mundur. "Yang sudah menyampaikan mundur ada dua klub, yakni dari kelas dua dan kelas satu," ungkap Arif tanpa menyebut nama klub bersangkutan.

Sementara itu, dimintanya empat pemain hasil binaan kompetisi internal Persibo oleh Persinga Ngawi, tinggal menunggu jawaban manajemen pengontrak. Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Abdul Mun'im mengatakan, selain ada gaji untuk pamain, diharapkan ada kompensasi bagi Persibo yang telah membina mereka.

Menurut Mun`im, hal itu wajar di dunia persepakbolaan dan sudah menjadi etika. Tapi, dia enggan membeber berapa besar nilai kompensasi yang diminta manajemen Persibo.

"Jumlahnya tidak besar, karena kita paham dan mereka adalah pemain junior, apalagi ini baru awal," imbuhnya. (ade)

Baca Selengkapnya >>

Tunggu Umpan Balik Klub

Kontestan Divisi Utama bisa sedikit berlega hati. Kompetisi sepak bola level kedua di tanah air tersebut sudah menampakkan titik terang seiring dirilisnya jadwal kompetisi satu putaran ke depan. Meski sudah digedok, PT Liga Indonesia (PT LI) masih memaklumi perubahan.

---

KLUB-klub peserta Divisi Utama tak perlu harap-harap cemas lagi. PT Liga Indonesia (PT LI) sudah merilis jadwal pertandingan.

Memang, baru setengah musim yang diumumkan. Separo lagi akan dimatangkan pada manager meeting besok (11/11) di Jakarta.

Sebanyak 176 pertandingan akan menjadi gawe regulator kompetisi sepak bola tersebut. Rinciannya, 55 pertandingan di grup I, 66 laga di grup II, dan 55 di wilayah III.

Ya, peserta Divisi Utama kali ini mencapai 34 tim. Sebab, dua tim, PS Banyuasin dan Persibom Bolaang Mangondow, mundur dari kompetisi. Wilayah I dan wilayah III dihuni 11 tim, sedangkan wilayah II sampai 12 tim.

Nanti, setiap sepekan sekali dipilih laga yang bakal disiarkan langsung. Tapi, hingga kemarin, PT LI masih terus menggodok tim yang bakal mendapatkan kesempatan tersebut. Lagi-lagi, keputusan akan diambil dalam manager meeting.

Bahkan, tak menutup kemungkinan jadwal masih bisa berubah. ''Kami masih terus menunggu umpan balik dari klub. Kalau memang masih ada klub yang berkeberatan dan alasannya cukup logis, kami bisa bisa mengubah lagi,'' ujar Tigorshalom Boboy, sekretaris PT LI, di Jakarta kemarin (9/11).

Alasan yang masuk akal itu, menurut dia, antara lain, adanya agenda daerah yang tak bisa diganggu gugat. Karena itu, wacana Depdagri untuk menghelat pilkada dalam waktu serentak mulai 2010 cukup menggembirakan PT LI.

Atau, bisa saja ada kejadian serupa PSPS Pekanbaru yang meminta perubahan jadwal karena pertimbangan efektivitas transportasi. PSPS berkeberatan jika harus melakoni laga tandang dengan PSM Makassar dan Persiba Balikpapan yang berurutan, tapi dengan jeda waktu yang cukup lama. Mereka harus bolak-balik ke kandang dalam dua laga away itu. PT LI meluluskan permintaan PSPS dengan menggeser jadwal pertandingan menjadi berdekatan.

Selain dua alasan tersebut, PT LI akan berkeberatan mengabulkan permohonan tim untuk mengubah jadwal. Maklum, penyusunan jadwal cukup menguras tenaga dan pikiran. ''Jumlah tim cukup banyak. Lagi pula, beberapa tim menyatakan bersedia dalam waktu yang mepet dari penutupan,'' tutur Tigor. Misalnya, Persis Solo dan Persigo Gorontalo.

''Karena itu, ada beberapa tim yang harus bergeser saat pembagian akhir wilayah,'' katanya.

Malahan, Persikad Depok sampai kemarin belum bisa menarik seluruh pemainnya ke klub, meski sudah mendaftarkan 25 pemain ke PT LI.

Persoalan tersebut terkait dengan karut-marutnya persoalan internal kepengurusan Persikad. Kemarin, PT LI yang menjadi penengah kasus itu memutuskan PT Persikad Depok sebagai pemilik sah Persikad dengan saham kepemilikan 85 persen. Sisanya milik pemda.

Dengan pengalihan tanggung jawab tersebut, PT Persikad diwajibkan menyelesaikan tunggakan Persikad musim lalu total Rp 3,7 miliar. (femi diah/diq)

Baca Selengkapnya >>

Putaran 1
Minggu 29 November 2009 Persibo vs Persigo
Kamis 03 Desember 2009 Persipro vs Persibo
Senin 07 Desember 2009 PSBI vs Persibo
Jumat 11 Desember 2009 Persibo vs PSIM
Senin 14 Desember 2009 Persibo vs PSS Sleman
Sabtu 19 Desember 2009 PS MP vs Persibo
Minggu 27 Desember 2009 Perseman vs Persibo
Kamis 31 Desember 2009 Persiram vs Persibo
Senin 04 Januari 2010 Persibo vs Persiku
Kamis 07 Januari 2010 Persibo vs PSIR


Ket :
- Jadwal Bisa Berubah Sewaktu - waktu Sesuai Kebijakan BLI.
- Jadwal dan Hasil Tahun Lalu.

Baca Selengkapnya >>

BOJONEGORO - Persibo Bojonegoro mulai kebanjiran tawaran untuk beruji coba. "Saya hanya berpesan, jangan beruji coba dengan tim yang satu wilayah di kompetisi Divisi Utama mendatang," tutur manajer Persibo Letkol (Inf) Taufik Risnendar kepada Radar Bojonegoro kemarin (7/11).

Dia mempersilakan uji coba dilakukan dengan klub mana pun, baik selevel atau yang levelnya di atas tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut, asal tidak satu wilayah di Divisi Utama.

Namun, saat ditanya klub mana saja yang sudah menawarkan diri untuk beruji coba dengan tim besutan Sartono Anwar itu, dia menyatakan tidak hafal. Dia hanya mengatakan, salah satu yang sudah pasti adalah Pro Duta, tim pro­mosi Divisi Utama musim ini. "Untuk detailnya, tanya pelatih saja," ujar Dandim 0813 Bojonegoro itu.

Sartono membenarkan bahwa timnya akan beruji coba dengan tim yang masuk dalam wilayah II tersebut. Dia menjelaskan, laga itu dijadwalkan berlangsung 13 November mendatang di Jogjakarta.

Dia menuturkan, memang ada beberapa klub yang mengajak uji coba Aris Tuansyah dkk. Namun, tim ke­banggaan Kota Ledre tersebut meminta uji coba ter­akhir dilaksanakan di Stadion Letjen H Soedirman. "Kami nego waktu, salah satunya dengan Persiba Bantul yang tidak satu grup," papar dia.

Pria yang tinggal di Semarang itu menjelaskan, sesuai dengan program yang dibuat, sebelum kompetisi Divisi Utama dihelat pada 25 November, diadakan dua kali uji coba. Paling tidak, saat ini, menurut dia, hal tersebut sudah bisa dipenuhi. "Sehingga, semua berjalan sesuai dengan program yang sudah ada," imbuhnya. (ade/jpnn/ko)

Baca Selengkapnya >>

BOJONEGORO - Persibo Bojonegoro kembali ingin mengukur kekuatannya. Tim yang gagal berprestasi saat mengikuti turnamen segitiga Kampoeng Semawis itu kini mencari lawan uji coba. ''Kami berharap bisa mendapatkan tim uji coba dari superliga,'' harap Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono.

Dia menuturkan, saat ini pihaknya sedang mengusahakan mencari klub yang mau diajak uji coba. Menurut Sardjono, hanya klub dari anggota superliga yang paling memungkinkan diajak beruji coba. Alasannya, tim divisi utama kini juga mulai persiapan menghadapi kompetisi dan enggan kekuatannya terbaca calon lawannya. ''Karena pembagian grup sendiri sudah jelas,'' katanya.

Pria berkaca mata itu menuturkan, paling tidak sebelum kompetisi digelar, Persibo membutuhkan minimal dua kali lagi uji coba. Jika dua kali uji coba itu diangap cukup, maka pihaknya tidak terlalu memaksa. ''Semua terserah pelatih bagaimana,'' ujarnya.

Sementara itu, asisten pelatih Persibo Bambang Pramuji menuturkan, saat ini pihaknya sedang menunggu jawaban dari beberapa tim superliga untuk diajak uji coba. Klub-klub itu di antaranya Arema Malang, Persik Kediri, dan Persema Malang. ''Mereka sudah kita hubungi dan kita tunggu jawabannya,'' pintanya.

Jika klub dari superliga tidak ada yang mau diajak uji coba, maka dia bakal membidik lawan dari angota divisi utama. Namun, klub tersebut harus berbeda wilayah dengan Persibo di divisi utama. ''Tapi kita lihat saja nanti bagaimana,'' ujarnya.

Mantan kapten tim Persibo di divisi II itu menambahkan, saat ini tim Persibo sedang memantapkan finishing touch. Karena itu, materi latihan dalam beberapa hari ke depan masih seputar penyelesaian akhir. ''Baru setelah itu mungkin akan masuk pemantapan,'' imbuhnya

Sementara itu, kemarin sore tim Persibo menjalani latihan rutin di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro. Latihan itu dipimpin pelatih kepala Sartono Anwar bersama Bambang Pramuji dan asisten pelatih kiper Alan Hafiludin. (ade)

Baca Selengkapnya >>

JAKARTA - Pembagian wilayah Divisi Utama tak terpengaruh oleh dua tim yang mundur, yakni PS Banyuasin dan Persibom Bolaang Mangondow. Namun, ketiadaan dua klub itu berimbas cukup signifikan terhadap regulasi promosi degradasi (promdeg) di kompetisi tersebut.

Dalam manual liga disebutkan bahwa Divisi Utama diikuti oleh 36 klub yang dibagi dalam tiga grup. Nah, dari setiap grup, tiga tim terbawah akan turun kasta alias terdegradasi. Jika menganut aturan itu, grup I tinggal menyisakan delapan tim. Sebab, PS Banyuasin dikelompokkan ke grup I. Begitu pula grup II, tempat Persibom bercokol.

Sejauh ini, belum ada perubahan regulasi yang dirilis PT Liga Indonesia (LI). ''Kami akan bahas dalam rapat pleno internal,'' kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia.

Kesulitan yang dihadapi PT LI justru terkait dengan aturan manual liga yang mereka susun. Memang, dalam manual liga, sudah ditetapkan bahwa tiga klub terbawah setiap grup akan terdegradasi ke Divisi I. Hanya, pada pasal 4 yang mengatur promdeg Divisi Utama, ada kalimat yang mengganggu. Pasal itu diawali dengan "Kecuali ditetapkan PSSI".

Joko menjamin persoalan itu kelar sebelum pertemuan manajer klub Divisi Utama pada 11 November nanti. Selain itu, PT Liga Indonesia masih menanti kepastian nasib Persikad Depok yang dilanda konflik internal.

Di sisi lain, anggota Komite Kompetisi PSSI Bernard Limbong belum bisa memberikan kepastian regulasi terkait promdeg Divisi Utama. Dia akan membicarakan lebih dahulu persoalan itu dengan anggota komite lainnya. (vem/ca)

Baca Selengkapnya >>

Salam Damai Bersaudara


Geotoolbar